Sempat merasa bersalah tatkala hati belum mampu memanfaatkan dan sikap masih mengukir luka,
Tapi rasa itu mendadak hilang saat tahu sebuah kenyataan dan hanya mampu bilang: OHHHH…. TERNYATA…

PESANKU, tenanglah
Kehadiranku bukan untuk menyaingimu
Aku hidup sesuai kemampuan dan bukan maksud melebihi hidupmu
Kau tetap yang terbaik kok, TERKAYA, TERCANTIK, TERPINTAR DAN TER SEGALANYA….

View on Path

Suami kurang apa coba?
Mau apa-apa (selagi positif) pasti diizinin
Pengen apa-apa (kalo punya uang) pasti diturutin
Mesra, Iya…
Suka ngajak jalan sampai pacaran, Iya
Berangkat kerja pulang kerja, pasti xium kening
Dan banyak hal-hal lain yang apalah-apalah

Tapi lah kok,
Ada saja yang mengganjal
Ada-ada saja

Embuhlah…
Semua iti cukup menjadi yang terduga, firasat atau memang skenario semesta…

#berharapyangterbaik

View on Path

Tak usah minta maaf untuk kesalahan yang berulang,
Percuma dimaafkan jika pada akhirnya mengulang kesalahan yang sama
Tak usah berjanji jika tak.pernah menepati
Janji yang tak tertepagi hanya menjejakkan kecewa

View on Path